Shodaqoh yang paling kekal adalah dimana kita bisa bershodaqoh / memberi / men-share sebagian pengalaman / ilmu kita kepada orang lain.

Adsense Indonesia

About Me



Pumz DKI Jakarta, Daerah Jagakarsa Jaksel, Indonesia

contact at YM!

Home
Pumz Blog

Search Last Post


Support by FreeFind

Last Post

Safety Riding Sepanjang Jalan
Antara Nyata Dan Maya
Kata Special ala Jawa Timur-an
My HTR ver. March 2009
[Mungkin] Kita Tak Berbeda Dengan Kambing
Rizki dalam Pernikahan
Pembokat Mudik.. Juragan-pun Jongos
Nasehat Ibu' --Part.1--
Biyu de Action [Step - 3]
Biyu de Action [Step - 2]

Archieve
April 2005
May 2005
June 2005
July 2005
August 2005
October 2005
November 2005
December 2005
January 2006
February 2006
March 2006
April 2006
May 2006
June 2006
September 2006
October 2006
November 2006
December 2006
January 2007
February 2007
March 2007
April 2007
May 2007
June 2007
August 2007
September 2007
October 2007
February 2008
March 2008
May 2008
June 2008
July 2008
October 2008
November 2008
December 2008
March 2009
July 2009
August 2009



Shoutbox
Name :
Web URL :
Message :
:) :( :D :p :(( :)) :x

Go Blog Mania
Bunda Nina
Biyu aka Beauty
My Family
De Comelz's PaporitZ

Asrama 8 Crew :
Asih Luwe alias Lapar
Dwi VitaMin A
Edi SubandonoKasinoIndro
Ely Subandono
Ika Nur Sila-Pertama
Ike PD Banged C
Irfan Sopo Seh?
Nike Macho
Siska Nur Buat
Viving Dwi As Gentong
Yeni Dwi Tunggal ABRI
Yulia "Mama-Kintan" Riani

Mokleters :
Agus Triyono
Mbak Nur Sa'adah
Mat Per Sufism
Maz Irwan
Paila X-Generation
Sistanori (Mas Sis vs Angga)
Yanerlie Le Tole

Office Partner :
Bang Dharma | BC Sukarno Hatta
Pak Chandra | BC Sukarno Hatta
Pak Ochep | BC Sukarno Hatta
Wahyuddin | BC Sukarno Hatta
I Komang Gejor | XL


Blog Friend :
gitablu goiq
Jammie
mariskova
oink tralala
sudoku Indonesia
vi3
wasugi
Yaya
Zilko

ATOM 0.3
Tamu Yang On Line
Tamu Pernah Mampir


Utility end Banner :

Adsense Indonesia

Blog Awards Indonesia  2006

Web Terbaik Indonesia 2006

Free Shoutbox Technology Pioneer

Photobucket


 

 

 



*********** -------------------------- ***********


Anda tinggal di kawasan Jakarta, Depok, Tangerang (khususon Bintaro) atau Bekasi mepet Jaktim dan sedang membutuhkan kue-kue hantaran atau jajanan rumahan buat acara-acara penting atau santai (ngemil sehat mode ON) .
Silahkan click http://dapur.keluargamurdani.com tanpa ragu-ragu. Dijamin puas. Kalo ga puas ? Belum ada tyuhhhh. (Insya Allah). Ayo Buktikan !!!

*********** -------------------------- ***********

 

Rizki dalam Pernikahan
Published Sunday, November 09, 2008 by Pumz. 0 comments


Kalo liat foto pas lagi bertiga ini yang diambil pas gathering kantor di Mekarsari beberapa waktu yang lalu jadi inget sebuah artikel (entah siapa yg bikin dan dapat dari mana). Yang jelas disitu intinya tertulis "Kalo rejeki dalam sebuah pernikahan akan datang sendirinya".

Dulu aku termasuk orang yang kontra dengan artikel tersebut ( meskipun sampai sekarang juga tidak terlalu PRO).Yah memang benar rejeki akan datang sendirinya, tetapi dua hal yang tidak boleh dilupakan yaitu usaha dan do'a. Makanya kadang kalo pas merenung pada kondisi saat ini jadi inget dulu pas mau memutuskan merit. Maju mundur.. iya... engga.. merit... engga. Semua pikiran jadi satu. Sampai akhirnya aku mendapat sebuah contoh kehidupan yang dari dulu ga aku sadari.Bokap yang seorang PNS dengan sisa pendapatan yang boleh dikatakan kurang, bisa menghidupi ke-4 adik-adikku dan Mama. Padahal 2 dari ke-4 adikku menginjakkan kaki di bangku kuliah'an.

Meski tiap bulan aku membantu meringankan beban bokap, tapi menurutku bokap masih-lah penyokong utama dana sekolah dan kuliah adik-adikku. Saat aku tanya ke bokap darimana bisa hidup selama ini dengan gaji yang segitu dan beban biaya hidup yang jauh lebih besar. Bokap cuman jawab "Yo enek wae Le rejeki iku. Ga iro Gusti Allah maringi urip trus njarne mati kaliren. Sing ojok lali usaha lan do'a ne. Ben lancar kabehane" [artinya kurang lebih seperti ini : "Ya ada ajalah Nak rejeki itu. Tidak mungkin Allah SWT memberikan kehidupan trus membiarkan qt mati kelaparan. Yang jelas jangan lupa berusaha dan berdoa supaya lancar semuanya"] .

Saat itu aku masih setengah percaya dan setengah ngga. Bukannya tidak percaya akan kenikmatan yang Allah SWT berikan. Tetapi ketidak percayaan pada diri sendiri, apakah aku mampu menghidupi anak istri kelak. Maklum dengan usia masih belum genap 25, kuliah masih kurang beberapa SKS dan status kerja yang masih kontrak outsource. Sungguh ibarat judi dalam kehidupan. Tetapi dengan niatan mencari barokah kehidupan, syukur alhamdulillah sejauh ini apa yang aku jalani dan yang yang aku dapat jauh dari kurang alias cukup (Alhamdulillah). Mulai dari pekerjaan yang mulai menampakkan titik terang (sudah tidak outsource lg), tempat tinggal yang perlahan tapi pasti dapat ugrade perlahan-lahan (punya rumah sendiri meskipun tidak besar), dan tentunya si kecil yang hari demi hari bertambah pinter dan bisa menjadi mainan bernyawa.

So... buat yang lagi bimbang pengen memutuskan merit atau tetap membujang, mungkin sedikit cerita diatas bisa jadi pertimbangan. Yang jelas intinya selama kita berusaha dan berdo'a rizki akan datang sendirinya tanpa kita sadari. Semoga.. Amien



::.. Cah Cuby ..::
http://ayah.keluargamurdani.com

Labels:


baca selengkapnya..