Anda tinggal di kawasan Jakarta, Depok, Tangerang (khususon Bintaro) atau Bekasi mepet Jaktim dan sedang membutuhkan kue-kue hantaran atau jajanan rumahan buat acara-acara penting atau santai (ngemil sehat mode ON) .
Silahkan click http://dapur.keluargamurdani.com tanpa ragu-ragu. Dijamin puas. Kalo ga puas ? Belum ada tyuhhhh. (Insya Allah). Ayo Buktikan !!!
Mom... mom .... and Mom...
Published
Tuesday, August 28, 2007
by Pumz. 0
comments
Agustus 2007 ? Hmmm waktu yang lumayan jauh jaraknya dengan sebuah tanggal yang menurutku menjadi kenangan terberat dalam hidupku. Yah 24 Februari 2001, tanggal dimana aku mulai melepas sosok wanita yang selama 18 thn lebih menjadi panutan dan menjadi pembimbing dlm hidup. Mulai minum,makan,menangis,ngomong sampe berjalan mungkin beliau lah yang pertama kali merasakan susahnya mengajari seorang "PUMZ". Belum lagi pas butuh ini itu pasti beliaulah yang selalu kutarik tarik dasternya supaya keinginanku bisa terpenuhi.
Pernah suatu hari pas masih duduk di bangku SD aku merengek-rengek untuk meminta sebuah coretan kecil di raport sekolahku.Hanya sebuah coretan kecil yg menandakan bahwa beliau menerima kalo aku bukanlah seorang juara kelas lagi, bahwa aku ga sehebat pas masih duduk di kelas² yang dulu.Saat itu aku tidak begitu paham,apa sih keinginan beliau.Kenapa hanya sebuah tandatangan sangat pelit di berikan kepada anaknya sendiri.Padahal hanya sebuah tandatangan, bukan uang atau materi yang selalu di kejar-kejar oleh manusia.Ternyata sekarang setelah lebih dari 6 tahun saat aku bertemu dengannya terakhir kali di sebuah RSUD di kota Lumajang,baru mengerti apa arti semuanya.Setelah aku mulai mandiri. Setelah aku bisa melewati bapak penghulu.Setelah aku mulai menjadi seorang pemimpim di rumah tangga.
Masih ingat saat² berdiskusi dengan beliau meski saat itu umurku masih 13-an tahun.Tp beliau menganggapku sudah berumur 20-an tahun.Mulai dari wejangan alkisah kakek nenek buyutku yg notabennya seorang pejuang sejati sampe wejangan² jika suatu saat sudah menjadi orang jangan lupa namanya keluarga.Keluarga dimana aku di besarkan,keluarga dimana aku berada, dan keluarga-keluarga dimana aku membutuhkan mereka dan mereka membutuhkan aku.Meski hanya plonga plongo seperti kebo,saat itu aku rasa pasti ada benarnya wejangan dari beliau.Biarlah wejangan ini ku kemas rapi dalam ingatanku, dan mungkin jika suatu saat aku membutuhkan wejangan ini bisa kubuka kemasannya dan kugunakan buat kebaikanku.
Suatu hari tepatnya 4 bulan sebelum hari H itu datang di bulan November 2000 adalah satu hari yang ternyata menjadi hari terakhir aku melihat beliau bersikap sebagai seorang "Best Mom" dalam hidupku.Saat dimana aku mudik ke kampung halaman setelah lebih sebulan mengejar ilmu di kota Malang. Maklum meski baru berusia belasan dan berstatuskan siswa SMA aku sudah meninggalkan kampung halaman. Saat aku mudik dan bertemu beliau aku hampir melihat semua kejadiaan di rumahku tanpa suatu keanehan. Sampai malam hari aku terjaga dari tidurku aku melihat sebuah kondisi keluargaku yang berbeda 180 derajat.Ternyata beberapa hari terakhir di malam itu, jika malam beliau tidak bisa tidur.Dan mungkin nyaris tanpa tidur. Sungguh sebuah penyakit aneh. Padahal menurut dokter beliau tidak sakit apa².Tetapi jika yang melihat dokter² kejawen atau istilah kerennya tabib / mbah dukun beliau sedang di guna guna oleh seseorang. Astagfirullah Hal Adzim.... Orang yang sebaik beliau masih ada aja yg syirik.
Dan selama 4 bulan berikutnya sampai maut menjemput beliau, beliau selalu mengalami malam² seperti itu.Dan anehnya jika pagi telah datang beliau seperti menunjukkan raut muka yang seperti tidak ada apa² kepadaku.Raut muka seorang MOM sejati, raut muka seorang wanita mulia, dan raut muka seseorang yang selalu optimis dalam mengarungi sebuah kehidupan.
Mom... istirahatlah dalam damai. Tugasmu sudah selesai di dunia ini. Semoga Allah SWT menerima semua amal ibadah dan perjuanganmu. Dan diampuni semua dosa²mu. Amien...