Anda tinggal di kawasan Jakarta, Depok, Tangerang (khususon Bintaro) atau Bekasi mepet Jaktim dan sedang membutuhkan kue-kue hantaran atau jajanan rumahan buat acara-acara penting atau santai (ngemil sehat mode ON) .
Silahkan click http://dapur.keluargamurdani.com tanpa ragu-ragu. Dijamin puas. Kalo ga puas ? Belum ada tyuhhhh. (Insya Allah). Ayo Buktikan !!!
Sekilas about TNI
Published
Friday, June 01, 2007
by Pumz. 0
comments
Akhir² ini gw liad di tv banyak sekali oknum² TNI yang lagi bergelayut ama yang namanya hukum.Mulai dari kasus Marinir vs Warga di Pasuruan sampai kasus Sutiyoso (mantan TNI) yang sempet di paksa pihak kepolisian Australia untuk menghadiri sidang peristiwa "Balibo".Padahal kasus "Balibo" sendiri sudah ditutup oleh pemerintah Indonesia pada tahun 1978 (kalo ga salah sich.. abisnya Metro TV nayanginnya cepet banged sich.)
Untuk kasus yang di Pasuruan adalah kasus yg menurut gw ngenes (memprihatinkan) sekali.Gimana ngga... bocah yang berumur 3,5 tahun dadanya robek dan mengelurakan darah gara² tertembus peluru oknum TNI (coba deh liad pemberitaan televisi² akhir² ini).Padahal se nakal²nya bocah berumur 3,5 tahun tidak akan bisa membunuh atau membahayakan seorang pria dewasa apalagi pria dewasa itu bersenjata.
Entah ini kesalahan prosedur atau memang warga sendiri yang berusaha memaksa TNI menembakkan senjata.Tapi yang jelas menurut gw para TNI itu lupa. Senjata yang dia tenteng adalah uang dari seluruh rakyat Indonesia.Apakah ini yang disebut "Dari rakyat untuk rakyat oleh ...." yang pernah gw pelajari di SD dulu.Apakah ini juga bentuk dari AMD (ABRI Masuk Desa) yang juga gw pelajari pas SD dulu. Kadang gw sempet berpikir kebelakang tentang cerita² Alm. Kakek gw sebelum meninggal (kebetulan kakek gw adalah purn. CPM Angkatan Darat dan juga Angkatan 45). Beliau pernah bercerita bagaimana manunggalnya ABRI dengan masyarakat dalam mengusir penjajah.Mulai beliau di Sulawesi maupun di Jawa semua ga ada perbedaan.Sungguh gambaran yang bertolak belakang dengan kejadian² akhir² ini yang identik dengan pepatah jawa kuno yaitu "Adigang Adigung Adiguno".
Gw kadang juga berpikir apakah TNI tidak lagi jadi idola dikalangan masyarakat terutama anak² kecil. Sebab, sering dulu di saat gw kecil banyak anak² seusia gw termasuk gw jika ditanyain tentang cita² pasti akan menjawab "Aku pengen jadi tentara" atau "Aku pengen jadi dokter".Tapi coba sekarang jika ada anak kecil yang sudah bisa diajak ngomong dan ditanyain about cita²... hampir tidak ada yang menjawab pengen jadi tentara.Kecuali anak² kecil yang berdomisli di perumahan tentara atau yang memiliki orang tua / sanak famili sebagai tentara.Sungguh ironis penilaian masyarakat terhadap TNI.
Apakah sudah waktunya TNI (termasuk polisi) jika tidak bertugas tidak perlu di persenjatai.Ataukah perlunya mencari calon² TNI yang memiliki jiwa dan wawasan sebagai panutan masyarakat dan patriotisme.Bukan jiwa sebagai penguasa atau penindas yang dulu identik dengan penjajah.
Yah semoga TNI dapat segera berbenah... Karena TNI pasti menjadi pemimpin warga / masyarakat, sedangkan warga / masyarakat tidak akan pernah menjadi pemimpin TNI. Andai itu terjadi .... apakah TNI dapat lebih manusiawi... Hidup TNI... Majulah melawan bangsa asing sebagai yg terdepan bukan terdepan melawan bangsa sendiri...